Kamis, 10 November 2016

ASTAGAAAA?!? Ahok Blusukan Dikawal 800 Polisi, 1 Barracuda, 2 Water Canon, dan Puluhan Gas Air Mata

Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), kembali mendapatkan pengamanan ketat saat akan melakukan kampanye di Kedoya Utara, Jakarta Barat, Kamis (10/11) sore. Ratusan polisi siap mengawal pejawat tersebut.

Menurut informasi salah satu polisi di lapangan, pihak kepolisian mengerahkan 8 satuan setingkat kompi (ssk) pasukan gabungan. Perlu diketahui, dalam 1 ssk ada sekitar 100 anggota polisi yang terlibat.


Selain itu, dikerahkan pula 1 mobil Barracuda, 2 mobil water canon dan 10 tabung gas air mata untuk menghadapi potensi ricuh blusukan dari pejawat tersebut. Akibatnya, lalu lintas di sekitar Jalan Kedoya Utara menjadi macet.

Pantauan Republika.co.id di lokasi, meskipun Ahok belum tiba di lokasi, tampak pasukan polisi bersenjata lengkap membentuk barisan di sepanjang Jalan Kedoya Raya Utara

A HOK SEMAKIN KETAKUTAN SEHINGGA HARUS DIKAWAL SUPER KETAT: DANANYA DARI MANA?

Saat ini Ahok berstatus GUBERNUR NON AKTIF sehingga fasilitas pengamanan seperti itu seharusnya TIDAK DIPERBOLEHKAN. Dan seharusnya, tidak ada juga di anggaran propinsi.

Dananya dari mana, kah?

Padahal A Hok mengaku dijaga 2000 malaikat langit, mau mati demi membangun Jakarta, dan pasti masuk Surga?



Sekedar renungan tambahan:

KATA LU A HOK TU BUKAN KORUPTOR? HAH? YANG BENER AJE?? LAGI NGIMPI LUUHH?!?

Sungguh A Hok dkk., mencitrakan dirinya bersih. Bahkan macam "Tidak apa kafir asalkan tidak korupsi".

Sebenarnya dia tidak demikian. Kenyataannya, adalah amat jauh dari propaganda itu. Di bawah ini kami sajikan beberapa kasus, secara singkat.

Belum lagi perkara dia menghalalkan yang haraam macam hendak membuat apartemen khusus pelacuran, sertipikasi pelacur, melegalkan bir, hendak melegalkan daging anjing, membolehkan seks bebas asal pakai kondom, membolehkan selingkuh asal dengan pelacur, dll.

Juga mengharaamkan yang biasa menjadi hal keislaman, macam penyembelihan kurban di berbagai tempat, takbir keliling, majelis ta'lim terbuka di Monas, dll. Menggusur masjid yang sudah puluhan bahkan ratusan tahun ada. Termasuk Masjid TIM.

Dan menggusur wilayah yang ber-SHM, memecat guru seenaknya, dll. Hingga KALAH dalam 4 sidang pengadilan tuntutan rakyat di kasus guru, Bidaracina, Kampung Aquarium, Thamrin City, dll.

Ohya, juga mengaku sebagai utusan pilihan Yesus untuk kepentingan umatnya di Indonesia.

Dan tetap memaki-maki.

Di antara kasus keuangannya, DINYATAKAN TANPA KERAGUAN OLEH BPK RI:

https://www.nahimunkar.com/bpk-sumber-waras-rugikan-negara-rp-19133-miliar/

Dan diduga melakukan korupsi juga dalam kasus Transjakarta (bersama Jokowi), Taman BMW, dll.

Juga yang terbaru:

Wah SEHARUSNYA dapat menjadi temuan BPK nih!?! Untung saja Gubernur sementara telah menghentikan kegiatan 12 proyek lelang warisan A Hok. Plt Gubernur Soni dapat menjadi tumbal kasus, jika tidak! Kegiatan pelaksanaan proyek Pemprov DKI SUDAH DIJALANKAN A HOK PADAHAL BELUM disahkan DPRD DKI!

DPRD berfungsi sebagai pengawas dan perlu mengetahui detail kegiatan setiap proyek lelang APBD. Si A Hok menabrak aturan tata pelaksanaan lelang proyek pemerintahan, seolah Pemprov DKI perusahaan dia sendiri?

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyebut itu sebagai cara nakal, sebab mau tidak mau proyek itu nantinya harus masuk dalam APBD 2017!

Menurut Taufik, seharusnya proyek itu dibahas bersama dengan DPRD. "Saya bilang ini cara-cara nakal. Saya mau tahu maksudnya apa. Main menangkan lelang, dibahas aja belum," ujar Taufik. (wis/sur)Pemprov DKI Jakarta memang sudah melakukan lelang untuk 13 proyek senilai Rp 4,4 triliun yang dijalankan menggunakan dana dari APBD tahun 2017.

Proyek-proyek yang dilelang itu terdiri dari dua proyek pembangunan rumah sakit, dua proyek pembangunan dan rehab sekolah, delapan paket pembangunan rumah susun, dan satu proyek ruang publik terpadu ramah anak.  Soni mengatakan, selain karena bermasalah dalam hal penyusunan APBD, penghentian proyek lelang juga demi menghormati fungsi DPRD.

"Semata-mata untuk menghormati DPRD. Saya minta untuk ditunda dulu sementara. Kami lihat dulu. Untuk pemenang satu itu, ada argumentasi Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015, itu bisa kalau kondisi tertentu," tutur Soni.  DPRD sebelumnya telah memprotes lelang yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ).

http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161031183027-20-169214/plt-gubernur-jakarta-setop-12-proyek-lelang-warisan-ahok/

- Administrator FB FP Muslim dan Muallaf 

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda