Sisi lain yang luput dari pemberitaan 212
Presiden Jokowi beserta rombongan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolda metro jaya Wapres Jusuf Kalla, Menko bidang Kemaritiman Luhut B. Panjaitan, Menag Lukman Hakim Saefuddin, Menko Polhukam Wiranto dan lain-lain hadir di area panggung utama Aksi Bela Islam 3 di Monas pada saat berkumandangnya adzan shalat Jum'at.
Rombongan langsung masuk tenda VIP yang berada tepat di Utara panggung. Laskar Mujahidin petugas pengamanan tenda VIP sudah menyiapkan 3 shaf dibelakang imam segaris dengan shaf yang ada di panggung untuk shalat Jum'at.
Begitu rombongan masuk ke tenda VIP didahului oleh pasukan pengawal presiden (Paspampres). Melihat sudah ada tiga shaf di situ, Paspampres bertanya: _”Ini siapa yang ngatur”. _”Saya”_, jawab komandan Laskar Mujahidin. _”Ini barisannya harus ditambah nanti untuk rombongan tidak muat”_. Ujar Paspamres. _”Tidak bisa, ini sudah maksimal”_ Jawab Dan Laskar. _”Ini sudah Protap”_ ujar Paspampres. _”Urusan ibadah tidak perlu Protap, saya lebih tahu, mana komandanmu, masalahnya kalau shaf ditambah maka akan melebihi posisi imam”_ sanggah Dan Laskar Mujahidin. _”Kamu siapa?”_ tanya Paspampres. _”Saya komandan Laskar Mujahidin yang bertanggung-jawab di sini"_, tangkas Dan Laskar Mujahidin. Belum selesai perdebatan, mendengar ribut-ribut datanglah Menkopolhukam Wiranto menengahi. Laskarpun akhirnya merelakan shaf yang sudah dipersiapkan untuk mereka tempati tanpa menambah shaf di depan. Kemudian Paspampres meminta semua yang ada di tenda supaya keluar, kecuali rombongan presiden.
Sementara itu, selain Laskar di tenda VIP ada tiga petugas akhwat dari IQL, mereka juga diminta keluar oleh Paspampres. Terpaksa untuk kedua kalinya komandan Laskar Mujahidin menegur: _"Tidak apa-apa kami Laskar shalat di luar, tetapi biarkan tiga orang petugas wanita itu tetap di tenda karena di luar hujan cukup deras"_. Merekapun akhirnya terpaksa membiarkan tiga akhwat IQL itu tetap di tenda VIP.
Orang-orang Kristen rombongan presiden termasuk Luhut menonton saja saat presiden dan rombongan lainnya shalat Jum'at.
Anggota Paspampres yang berteriak-teriak dan ditegur oleh komandan Laskar Mujahidin ternyata Kristen. Pantesan saja dia tidak tahu tata cara shalat berjamaah.
(Dituturkan kembali oleh wartawan RM)
Label: Berita

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda