GAS AIR MATA
“Gas air mata” sebenarnya bukan gas, melainkan SERBUK HALUS
bertekanan tinggi yg dikemas dalam kaleng. Ketika ditembakkan, atau diaktifkan,
serbuk ini akan menyebar dan menggantung di udara dengan kepadatan yg tinggi.
Farmasi mengenal teknologi ini dalam obat asma inhalasi, namun dosisnya sangat
kecil. Serbuk ini akan berikatan dengan KANDUNGAN AIR yg terdapat di mata,
kulit dan tenggorokan kita.
Serbuk halus yg mengambang di udara tersebut akan menempel
di kulit, terhirup atau mengenai mata, karena berikatan dengan KANDUNGAN AIR yg
terdapat di kulit, tenggorokan saluran pernafasan atau mata kita.
Efek yg dirasakan:
- Di kulit: rasa terbakar.
- Di mata: rasa perih, keluar air mata.
- Di saluran pernafasan: hidung berair, batuk, rasa
tercekik.
- Di saluran pencernaan: rasa terbakar yg parah di
tenggorokan, keluar lendir dari tenggorokan, muntah.
- Jika serbuk tersebut masuk hingga ke paru2: menyebabkan
nafas pendek2, sesak nafas, rasa seperti terbakar di paru2.
Respon tersebut merupakan cara sistem pertahanan tubuh kita
untuk mengeluarkan serbuk yg berbahaya tersebut dari tubuh kita.
Dua zat yg biasa digunakan sebagai “gas air mata”:
And this is my professional opinion:
- Menggunakan kaca mata jauh lebih baik untuk melindungi
mata dari bahaya “gas air mata” ini, dibandingkan dengan mengoleskan odol di
bawah kantong mata. Karena serbuk akan TERHALANG oleh lensa kaca mata untuk
bisa menyentuh bola mata.
- Mengoleskan hand & body lotion di tangan juga membantu
mencegah efek mengiritasi kulit (jika tidak mengenakan lengan panjang), dan
mengurangi konsentrasi serbuk di udara
- Para emak: sebenarnya mengoleskan SUNBLOCK (bukan
sunscreen) di seluruh wajah dan tangan lebih baik untuk melindungi kulit dan
mata. Kandungan titanium dioksidanya akan mencegah “gas
air mata” menembus pori2 kulit. Tentu masalah harga dan
ketersediaan produk ini bisa membuat demonstran lebih memilih odol. Tapi bisa
dijadikan alternatif untuk pengolesannya di titik2 kumpul, bukan masing2
demonstran membawa sendiri.
- Gel gigi (misal: Cl*s* * p) dengan KANDUNGAN AIR lebih
banyak sebenarnya LEBIH BAIK dibandingkan pasta gigi (misal: P*ps*d*nt). Ingat
serbuk ini akan “mencari” air untuk berikatan.
- Untuk mencegah serbuk masuk ke dalam paru2, sebaiknya
sunblock dioleskan di seluruh wajah, sehingga lebih banyak serbuk yg terikat.
Untuk gel gigi atau pasta gigi PERLU JUGA dioleskan di atas bibir, untuk
mencegah serbuk masuk ke hidung. Jadi bukan hanya dioleskan di bawah kelopak
mata.
- Di mata: bilas dengan air. Guyurkan air dari botol minum
langsung ke mata, sampai rasa perih hilang. Jadi posko kesehatan perlu
menyediakan banyak air minum dalam kemasan.
- Di tenggorokan: berkumur dengan air beberapa kali hingga
rasa serbuk hilang.
- Mual / muntah: minum obat diare dari jenis adsorben, untuk
menyerap racun tsb. Misal: Entr*st*p, N*w Di*t*bs
- Di saluran pernafasan: pemberian oksigen dengan oksigen
kaleng (Oxycan) akan sangat membantu “membilas” dan “mengencerkan” kadar serbuk
di dalam paru2.
Selamat bersiap menyambut Aksi Bela Islam Babak ke-3.
Dra. Karimah Muhammad, Apt.
CPE Alumni ITB
.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda