Minggu, 25 November 2012

Musnahnya Negara Zionis Yahudi karena bangkrut untuk membangun 700 000 pemukiman liar di wilayah Palestina



Musnahnya Negara Israel, bangkrut untuk pembuatan 700.000 pemukiman liar Israel di Palestina, Biaya militer untuk perang menjajah Palestina, menyerang Iran, dan kospirasi terrorisme.

Misalnya, kesombongan Israel dengan roket Iron Dome System sebagai “Pillar of Cloud" yang katanya sebagai paying untuk melindungi warga dan mampu menghalau roket Hamas. Harga setiap roket ini USD 30.000- 50.000 (Rp 5
00 miliar peroket). Total dana terkuras USD 25 - 30 juta atau sekitar Rp 240 - 300 miliar. Seorang pejabat senior Israel memperkirakan biaya pernag Israel meningkat hingga USD 380 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun per hari.

Faktanya 70% roket dari Gaza sukses menghantam helikopter Apache kebanggaan Amerika, dan menjatuhkan dua pesawat mata-mata tanpa awak Israel serta merontokkan jet tempur F-16 Israel. Bahkan jantung kota Israel, Tel Aviv luluh lantak sehingga memaksa Israel menyerah. Sebuah fakta bahwa kerugian Israel dalam agresi sepekan ini mencapai $ 1.2 miliar atau hampir Rp. 12 Trilyun. "Ini hanya kerugian di sektor perekonomian saja, mengingat belum ada angka pasti mengenai kerugian akibat serangan balasan kelompok Muqawama".

Sektor pariwisata Israel yg paling telak terpukul akibat perang tersebut. Rusak 718 bangunan dan 240 kendaraan akibat serangan roket-roket Hamas. TV Chanel 10 Israel (20/11) mempublikasikan kerugian yang diderita oleh 30 lembaga dan organisasi di Israel akibat agresi militer tersebut.

Seperti konspirasi tragedy WTC, Yahudi menjadi otak peledakkan gedung WTC, 9/11. Agar Amerika dan dunia memojokkan Muslim, ini kemenangan Yahudi. "100% Pasti bahwa Israel dan para pendukungnya melakukan 9/11” demikian laporan Alan Sabrosky, Pengamat tingkat tinggi yang bertanggung jawab, the half-Jewish former Director of Strategic Studies at the US Army War College, pada acara radio BBC. Bahkan calon presiden, Merlin Miller, menyatakan bahwa Israel pelaku serangan 9/11, bukan al-Qaeda,

Dunia Internasiomal tidak lagi memihak Israel. Dalam PBB, Israel di ejek sebagian besar pemimpin dunia, setelah Netanyahu pernah mengacungkan kartun Nabi Muhammad, justru Netanyahu sendirilah yang akhirnya dijadikan model karikatur dari "Zionis gila" oleh dunia.

Pihak Amerika sendiri sudah muak dengan lobby Israel yang merengek-rengek dan memaksa bantuan dunia untuk zionisme. Amerika tidak akan selamanya menuruti nafsu serakah Israel, Amerika akan lebih mengutamakan kepentingan nasional, menormalkan hubungan dengan 57 negeri Islam. Komunitas Yahudi Amerika tidak lagi bersatu mendukung "Israel” dan Israel terpojok oleh Kebangkitan Islam dan kebangkitan Iran.

Pemerintah AS tidak akan lagi memiliki sumber daya militer dan keuangan untuk terus menopang "Israel" yang butuh bantuan tambahan dana perang triliunan dollar

Pemaksaan nafsu Israel, tiap Lobby, pihak "Israel" menampar seseorang, seperti Maureen Dowd, yang mengamati bahwa fanatisme "Israel" telah menyeret AS ke dalam perang Irak dan sekarang berusaha untuk melakukan hal yang sama dengan Iran.

Juga, setiap kali seorang wartawan terkenal Amerika, seperti Helen Thomas dan Rick Sanchez yang menuliskan tentang "Israel", dijadikan "off-script" dan dia dipecat.

Demikian analisis dilakukan oleh Henry Kissinger dan Enam belas badan intelijen AS dengan anggaran gabungan lebih dari 70 miliar USD telah mengeluarkan analisis 82 halaman berjudul "Preparing for a Post-Israel Middle East" (Mempersiapkan Untuk Sebuah Pos Israel Timur Tengah ")

Musnahnya Israel atau Kematian Negara Israel tidak ada yang meratapi, Padahal Kissinger adalah orang Yahudi yang selalu dilihat sebagai teman "Israel" dan bahwa semua orang Amerika termasuk mereka yang bekerja untuk badan intelijen, telah sangat dipengaruhi oleh media pro-Israel.

Melalui foreignpolicyjournal, Reuter dan berbagai sumber

http://mwcnews.net/focus/politics/22017-no-more-israel.html

http://www.foreignpolicyjournal.com/2012/08/28/us-preparing-for-a-post-israel-middle-east/

www.youtube.com/watch?v=GeqVMwjWHlc

Label: