Senin, 16 Januari 2017

Tiga Alasan Kapolda Jabar Patut Dicopot

JAKARTA (TEROPONGSENAYAM) - Wakil ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid mengatakan, sudah selayaknya kapolri mencopot kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charlyan.

Paling tidak, lanjut dia, ada beberapa alasan kenapa kapolda Jabar tersebut layak dicopot.

"Pertama, Kapolda Jabar mengundang beberapa ormas untuk meminta masa mengimbangi massa FPI pada hari kamis dan hanya GMBI sebagai binaan Kapolda yang hadir," ungkap politisi Gerindra ini melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/01/2017).

Kedua, terang dia, memfasilitasi apel pagi GMBI di halaman Mapolda Jabar satu hari sebelum peristiwa.

"Ketiga, pada hari kejadian yakni hari Kamis, polisi membiarkan adanya anggota dan simpatisan GMBI membawa balok dan senjata tajam (padahal UU Darurat melarang hal tersebut dan itu tidak sesuai Protap Polri)," tandasnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, pada hari kejadian polisi melakukan pembiaran intimidasi, ucapan penghinaan, penganiayaan dan pengrusakan mobil oleh oknum GMBI.

"Kapolda Jabar membiarkan aksi GMBI berlangsung hingga malam hari melebihi batas waktu jam 18.00 yang diatur oleh UU, dan polisi Jabar baru membubarkan GMBI setelah didesak oleh FPI," bebernya.

Bahkan, Sodik menduga Kapolda Jabar menyengajakan menengok anggota GMBI yang jadi korban di Tasikmalaya yang butuh waktu sekitar 3 jam ke sana.

"Sementara para korban kebrutalan oknum GMBI di pihak ulama dan santri yang dirawat di RSAl Islam tidak ditengok kapolda. Jarak Mapolda dan RSAI AL ISLAM hanya 10 menit karena berada di jalan yang sama yakni jalan Soekarno Hatta," sesalnya.

Selain itu, terang dia, oknum FPI yang diduga pelaku perusakan Posko GMBI di Bogor langsung ditangkap dan dijadikan tersangka.

"Sedangkan oknum GMBI dan simpatisannya yang melakukan pengeroyokan dan penganiayaaan ulama dan santri di depan Mapolda Jabar tidak ditindak, tidak ditahan dan sampai sekarang tidak ada penjelasan dari Mapolda Jabar," ketus dia.

Tak hanya itu, kata dia, ada kesengajaan pemihakan opini dimana Kahumas Polda Jabar bertindak melawan hukum dan melawan instruksi Kapolri yang melarang bikin berita hoax.

"Humas Polda Jabar menulis berita hoax di website atau fanpage yang menyebutkan bahwa PW Muhamadiyah Jabar menuduh dan mengecam tindakan FPI yang anarkis (yang kemudian dibantah oleh PW Muhamadiyah)," ungkapnya.

Sejalan dengan ketidakadilan ini, sambung dia, humas Polda jabar juga tidak melakukan protap polri yang menggelar konfrensi pers tentang rentetan peristiwa tersebut

"Dengan fakta-fakta ketidakadilan ini maka terbukti bahwa Kapolri telah salah menunjuk Irjen Anton Charlian sebagai Kapolda Jabar yang tindakannya bertentangan dengan tugas utama Polri yakni menciptakan keamanan dan perlindungan kepada seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Jika ini dibiarkan, tegas dia, maka sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sehingga layak jika Kapolri Tito Karnavian yang sedang berusaha membangun Polri yang berintegritas dan profesional memeriksa bahkan mencopot Irjen Pol Anton Charliyan sebagai Kapolda Jawa Barat," pungkasnya. (icl)

Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
tag: #gmbi  #partai-gerindra

Label:

AYO ... TANGKAP AHOK ... !!! PENISTA AGAMA DAN PELECEH NEGARA ... !!!

HabibRizieq.com:
AYO ... TANGKAP AHOK ... !!!
PENISTA AGAMA DAN PELECEH NEGARA ... !!!

AHOK telah sering melakukan
PENISTAAN AGAMA ISLAM dan TINDAKAN MELECEHKAN NEGARA. Tidak kurang dari 45 kasus yang dilakukan Ahok sebagaimana termaktub dalam tabel AHOK MUSUH AGAMA dan NEGARA:

1. *Melecehkan Ayat Suci.*

2. *Menggusur Masjid.*

3. *Menggusur Perkampungan Muslim.*

4. *Melarang Qurban.*

5. Ngotot mau *Legalkan Miras dan Judi.*

6. Ngotot mau *Legalkan Penjualan Daging Babi dan Anjing.*

7. Ngotot mau *Legalkan Pelacuran.*

8. *Mengusulkan pembangunan Apartemen Prostitusi.*

9. *Menganjurkan Sex Bebas dengan Kondom.*

10. *Menghina Al-Qur'an* dengan mengajak umat Islam mengabaikan ayat yang melarang memilih pemimpin non muslim.

11. *Menghina Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam* dengan menyatakan bahwa *di masa kepemimpinan beliau ada prostitusi.*

13. *Membela Aliran Sesat.*

14. *Melarang Busana Islam di Sekolah.*

15. *Melarang pewajiban Jilbab* bagi siswi muslimah di sekolah.

16. *Menyebut Jilbab sebagai "serbet".*

17. *Menghapus jatah makan Jama'ah Haji Jakarta.*

18. *Melarang Takbiran Keliling* tapi mengadakan Natal dan Tahun Baru Keliling di jalan-jalan protokol Ibukota.

19. *Melarang Dzikir dan Sholawat di Monas,* tapi mengizinkan Perayaan Paskah di Monas.

20. *Melarang bahas politik di Masjid,* tapi Kampanye Politik di Gereja.

21. *Menuduh Umat Islam* yang tidak mendukungnya sebagai *RASIS dan FASIS.*

22. *Mengusulkan penghapusan kolom agama dalam KTP.*

23. *Mengganti para pejabat Muslim di DKI Jakarta dengan pejabat-pejabat non muslim* seperti Lurah Susan, Lurah Grace, dan sebagainya, melalui Lelang Jabatan.

24. *Mengganti kepala sekolah Muslim di DKI Jakarta dengan Kepala Sekolah Non Muslim* juga melalui Lelang Jabatan.

25. *Mendukung pagelaran Kontes Ratu Ma'siat Dunia "Miss World" di Jakarta.*

26. *Mendukung pagelaran Aliran Musik Setan Lady Gaga di Jakarta.*

27. Menyatakan untuk masyarakat Jakarta *boleh minum BIR asal jangan mabuk.*

28. *Mau menghapuskan Cuti Bersama Lebaran,* sedang Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru tetap diprogramkan.

29. *Menentang Pemurnian Agama* dari Aliran Sesat.

30. *DITENGGARAI TERLIBAT KORUPSI* Pengadaan TransJakarta senilai 1,6 Trilyun.

31. *Teridentifikasi oleh BPK bahwa Ahok terlibat Kasus Mega Korupsi dalam berbagai proyek dengan total nilai 1,9 Trilyun.*

32. *Terbukti oleh BPK bahwa Ahok terlibat Kasus Korupsi Sumber Waras.*

33. *Suka Pesta Miras bersama Teman Ahok.*

34. *Melaksanakan Reklamasi Pantai Jakarta demi kepentingan para Mafia Cukong.*

35. *Kompensasi Reklamasi dengan Pembiayaan Penggusuran Perkampungan Muslim oleh para Mafia Cukong.*

36. *Membayar POLISI dan TNI untuk gusur rakyat dengan uang para Mafia Cukong.*

37. *Menghina Lembaga Negara.*

38. *Menghina Pejabat Negara.*

39. *Menghina Pegawai Negeri.*

40. *Menghina Tokoh dan Ormas Islam.*

41. *Mencaci Maki Rakyat Miskin.*

42. *Bertutur kata Kasar dan kotor.*

43. *Bersikap Arogan dan Preman.*

44. *Tidak bermoral.*
45. *Pshycopat*

Kini, AHOK menyatakan bahwa umat Islam *DIBOHONGI Surat Al-Maidah ayat 51* yang melarang memilih non muslim sebagai Pemimpin umat Islam.

*Sampai kapan* Musuh Agama dan Negara ini *dibiarkan dan didiamkan ... ???*

Hanya *HUKUM MATI* yang pantas bagi Musuh Agama dan Negara ... !!!

Label: ,

HABIB RIZIEQ TELANJANGI ARGUMEN ISLAM NUSANTARA

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab, menghadiri undangan ceramah Maulid Nabi Saw dari DKM Baitul Muttaqin, Kalisari, Jakarta Timur, Sabtu (14/01/2017). Habib tiba di lokasi sekira pukul 11.05 WIB, dalam susana hujan mengguyur kawasan tersebut.Jamaah yang telah memenuhi masjid jami’ itu sejatinya telah dengan sabar menunggu kehadiran Habib Rizieq sejak pukul delapan pagi.

Sembari menunggu Habib Rizieq, mereka membaca Maulid dilanjutkan mendengarkan tausiyah dari para habaib dan ulama setempat.“Ingin melihat habib dari dekat,” kata seorang ibu yang lebih memilih berdiri di pinggir jalan menunggu kehadiran Habib Rizieq. Saat ada tanda-tanda Habib Rizieq tiba, hujan turun makin lebat. Tak ayal sang ibu pun akhirnya tak bisa melihat sosok yang dinantinya, karena begitu turun dari mobil, Habib langsung dikerubungi puluhan jamaah dan dikawal ketat masuk ke dalam Masjid.

“Hari ini kita memperingati Maulid Nabi Muhammad saw, nabi yang sempurna, membawa risalah yang sempurna. Membawa agama langit, bukan agama Arab. Lucu kalau ada yang pidato kalau jadi Islam jangan jadi Arab. Itu lucu,” kata Habib memulai ceramahnya.

Habib menjelaskan, bahwa Islam sebagai *agama langit (dinun samawiyun), Islam datang dari Allah Swt, bukan dari Arab*

Perkara Islam diturunkan di kawasan Arab, itu persoalan lain. *“Yang bilang Islam agama Arab itu bahlul”*, kata Habib disambut gemuruh para jamaah. Bisa ditebak, ceramah Habib Rizieq akhirnya menguliti argumen kalangan pendukung Islam Nusantara. Tentu dengan istilah dan bahasa yang sangat merakyat.

Habib Rizieq tegas menolak gagasan Islam Nusantara.“(Kalau ada yang bilang) Islam itu pendatang, bukanIslam Islam yang pendatang. Ente yang pendatang. *Ente belum lahir di dunia, Islam sudah ada*. Itu namanya, ente yg pendatang,” ungkap Habib.

Menurut Habib, *Islam di manàpun hadir di muka bumi tidak pernah pendatang. Islam akan selalu jadi pribumi* ,.....  *“Lalu ada yang bilang, Islam bukan agama leluhur. Emang leluhur lu siapa?. Monyet?”*, kata Habib yang lagi-lagi disambut gemuruh jamaah.

Menurut Habib, *jika seseorang mengakui bahwa leluhur mereka adalah Nabi Adam, maka sejatinya Adam juga beragama Islam..!!!* ....  *Sehingga, agama Islam juga sejatinya menjadi agama leluhur bangsa Indonesia.!!!*

Karena itulah Habib Rizieq menolak konsep Islam Nusantara. Ia beralasan, jika di Indonesia Islam harus dinusantarakan, maka di Afrika akan lahir Islam Afrika, dan di China lahir Islam China. “Di India nanti akan ada Islam Kuch-kuch Hota Hai,” katanya lagi.

Wali Songo, kata Habib, dahulu mengislamkan Nusantara. Bukan menusantarakan Islam.

Habib juga menyebut merupakan hal yang berbahaya jika ada kalangan yang mengatakan:
_Ambil Islam, buang Arabnya, jadi Islam jangan jadi Arab_,......

“Orang kalau ngomong mikir dulu. Otak diciptakan di atas mulut. Itu artinya, sebelum ngomong mikir!! Kalo ngomong dulu namanya *otak dengkul*. Bahasa kerennya *gagal paham*, bahasa akademisnya, *keterbelakangan intelektual*. Bahasa Betawinya *G*BL*G* !!, ” kata Habib. 

Label:

KITA DILARANG BICARA POLITIK !!

Jangan pikirkan politik!
Biarkan sekularisme dan liberalisme melanggeng bebas di sistem kurikulum kita yang sudah sangat minim porsi ilmu agama kita sendiri. Biarkan generasi kita tumbuh da maju tanpa ilmu agama yg baik.

Jangan masuk politik, biarkan para kaum liberal dan sekuler menguasai parlemen untuk menghapus UU penodaan agama dan menggantinya dengan kebebasan membuat aliran baru di negeri ini.
Agar gerakan seperti GAFATAR, Syi'ah dan Ahmadiyah bisa leluasa dalam mengekspresikan kepercayaan mereka.

Jangan masuk politik, biarkan para LGBT bebas mengkondisikan para pejabat di parlemen demi melegalkan diri mereka di negeri ini.
Agar mereka bebas mempropagandakan gerakan mereka.

Jangan pusing mikirin politik, biarkan UU Anti Pornografi-Pornoaksi itu dibuang dari konstitusi negeri ini oleh PDI Perjuangan dan para anteknya.

Jangan mau masuk politik, biarkan para kapitalis asing mengkondisikan parlemen kita demi memuluskan korporasi-korporasi mereka menguasai ekonomi negeri ini.

Jangan pusing-pusing lah mikirin politik, biarkan para sekuler asing merubah negeri ini seperti Turki yang diubah Kemal Attaturk menjadi sebuah negara yang Adzan pun tak boleh pake bahasa arab.

Jangan bicara politik yang gak penting itu, biar kaum komunis yang menghabiskan waktu mereka membahas strategi politik demi menguasai parlemen dan menjadikan negeri ini sesuai konsep kenegaraan komunis.

Jangan urusi politik nan busuk ini, biarkanlah para pemilik modal bebas menguasai sumber daya alam negeri ini. Biarkan TV-TV mereka bebas menayangkan tayangan-tayangan perusak moral untuk generasi bangsa ini. Tidak usahlah ada oknum yang bawa bawa agama Islam masuk ke dunia politik untuk mengkondisikan Komisi Penyiaran Indonesia tetap pada koridor budaya timur nan Islami ini.

Janganlah sesekali masuk politik nan pragmatis ini, biarkan perda-perda diubah dan disesuaikan dengan keinginan para musuh Islam.
Agar orang bebas berjualan makanan di siang hari bulan Ramadhan misalnya.

Jangan masuk politik untuk mengotori dirimu, biarkan kolonialisme gaya baru negeri seberang melenggang bebas mengkondisikan UU negeri ini demi menguasai dan mengeksploitasi seluruh kekayaan bangsa yang tak terhingga ini.

Jangan masuk politik, biarkan aparat-aparat negara diisi oleh musuh-musuh Islam sehingga tak perlu kita ribut menindak para penista agama kita yang mulia ini.

Jangan masuk dan ambil bagian di pesta demokrasi segala lah.
Karena tidak perlu kita sok pahlawan seperti *Erdogan yang membangkitkan ummat muslim dunia.* Yang mampu mengubah Republik Turki sekuler menjadi Turki yang mulai nampak kembali keIslamannya.

Benarkah?
Jangankah?
Jauhikah?

Apa betul? Politik itu kebusukan yang harus kita hindari?

Jika betul, untuk apa para ulama mondar mandir  melaksanakan konsolidasi di Jakarta demi mempersatukan suara ummat Islam menuju pilkada DKI ?

Apa mungkin, sekelas Ustadz Bachtiar Natsir, Habib Rizieq Shihab, Aa Gym, Abu, Jibril, Didin Hafizuddin, Ustadz Zaitun, Tengku Zulkarnaen, Ustadz Yusuf Mansur, dan para ulama lainnya mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran mereka untuk hal yang tidak penting tadi?

Kalo politik gak penting, untuk apa HAMAS berjuang mati matian di parlemen palestina demi kemerdekaan palestina?

Kalo politik gak penting kenapa Raja Salman sang penjaga 2 tempat mulia dan suci (Mekkah dan Madinah ) melakukan konsolidasi  pembentukan koalisi militer negara negara muslim dengan Psiden Turki?

Kasus ahok menista Alquran baru kita marah dan sadar
padahal salah satu penyebab ahok bisa berada di Balaikota DKI  beberapa tahun silam merupakan hasil kebodohan dan ketidak pedulian ummat terhadap politik itu sendiri.

Renungkan saudaraku seiman.

Dalam kaidah ushul fiqh ada istilah

" maa laa yudroku kulluh laa yutroku kulluh "

(Jika tidak memperoleh semuanya, jangan tinggalkan semuanya)

*Yang busuk itu sistemnya, bukan politiknya. Masuk, rapihkan dan bersihkan sistemnya. Bukan malah kau tinggalkan.*

Salam Persatuan Umat Islam Bangsa Indonesia.

Label:

Audensi 161 di Mabes Polri

Prihal : Perwakilan yg di trima di Baharkam Mabes Polri.
Fakta-fakta.

Pada pkl 11.50 Wib 17 Org perwakilan delegasi masaa Munarman ,SH , Habib Muchsin Alatas , KH.Mishabul Anam ,Habib Abdulllah, KH.Al khathat , KH.Mushalin , Ustd .Mirza SH, Ibu Neli ,Ibu Nuryati Ahmad, Ibu Samsidah ,Ibu Hj.Umrah, KH.Badawi, Drs.Alvian Tanjung, Ust.Muh.Abdul Hadi ,KH.Abdul Kohar, Ust.Asep Syarifudin, Bpk.Joko di terima di Ruang Rapat Mabes Polri oleh Bpk.Brigjen Pol.Drs.Rikwanto

Hal-hal yang disampaikan :
1.Munarman ,SH :
- Kami ingin menyampaikan protes keras dgn yg terjadi di wilayah Hukum Jawa barat ,Kapolda ini dipersepsikan melakukan upaya2 adu domba antar masyarakat padahal tgs Kepolisian menjaga Keamanan
- kami melihat Kapolda Jawa Barat melangar kode etik yaitu melarang bagi bawahan menjadi anggota ormas padahal beliau ketua anggota ormas
- kami ingin mengingatkan sekaligus mengimbau kpd jajaran Kepolisian agar tdk ada upaya2 kriminalisasi dan pengarahan tindakan kekerasan trhdp ulama khususnya umat Islam
- Adanya ketidak adilan hukum yang menimpa terhadap umat Islam

2.Habib Muchsin Alatas :
- pada saat kami di Bandara Palangkaraya Kalteng kami dijegat oleh preman Palangkaraya di Bandara Kalteng namun Kapolda dan Gubernur tidak mau bertanggung jawab dlm hal itu.
- kami msh mempunyai prasangka dan kepercayaan baik kpd Kepolisian ,kami ingin Kepolisian objektif dan tidak tembang pilih2.
- kami tidak ada niatan untuk makar tp kamu mau menyelematkan NKRI yg mengancam kedaulatan NKRI
- apakah saat ini kita darurat penguasa atau darurat negara ?
- jangan sampai saat ini Kepolisian seperti tajam kebawah dan tupul keatas

3.KH.Mishabul Anam :
- kami meminta Mabes Polri untuk mengusut tuntas terhadap kasus Sukmawati
-Tolong perhatikan terhadap proses ijazah terhadap Sukmawati namun laporannya ini sudah di abaikan

4. KH.Mushalin :
-apakah GMBI ini premannya Sukmawati
- apakah Kapolda ada hubungannya dgn Sukmawati
- agar GMBI ini diselidik karena statusnya sebagian besar orang Islam namun ada apa dgn kasus kmrn itu
- kami melihat foto GMBI di depan
Kantornya dgn membawa pedang dan senjata tajam ,itu maksudnya apa ? Maka perlu di selidiki
- masalah ketidak adilan dirasakan umat islam
- adanya laporan yang tidak dilanjutkan mengenai penistaan agama atas buku yg dikeluarkan oleh gramedia dgn judul 5 kota yang menuliskan bahwa Nabi Muhammad adalah Perampok dan Perompak dan smpai saat ini blm ada pengadilannya

5. Ibu Nuryati Ahmad :
- kami dr Majelis taklim merasa ketakutan bahwa Polisi tidak membantu FPI
- FPI butuh polisi ,karena anak mudanya yg sholeh dan baik2
- kami ingin menyampaikan bila GMBI membunuh anak2 kami
- kami takut bila polisi tidak membantu rakyat dan tidak berpihak dgn kebenaran

6. Drs.Alvian Tanjung
- saya mohon kami meminta agar segera menindak lanjutin tindakan ini
- Ormas GMBI itu ada bahasa gerakan bawah dan apakah ini adanya gerakan Komunis
- Kami menghimbau bahwa PKI sudah dekat
- PKI bangkit dalam bentuk PKI

7. KH.Abdul Kohar :
- insiden penganiaayan yg dilakukan Polda Jabar adalah skandal insiden yang tlah menimpa umat Islam di Polda Jabar kemudian membiarkan ormas GMBI mengejar2 umat islam dgn membawa senjata tajam
- jika tidak adanya kepastian dr Kepolisian maka akan ada gerakan sendiri2 dr umat Islam
- saya sudah 9 thn menjadi Ketua FPi Jawa barat namun baru kali ini ada bentrokan dgn ormas GMBI dan meneriakan Tangkap Habib Rizieq di depan Kapolda Jawa barat

8. Ust.Asep Syarifudin :
- pada waktu peristiwa kemarin pd tgl 15 Januari 2017 ,adanya aksi penganiayaan terhadap santri dan adanya kolaborasi dgn pihak aparat
- kami meminta kpd Mabes Polri untuk mencopot Kapolda Jawa Barat dan mengganti dgn penggantinya yg kapasitasnya untuk melindungi masyarakat jawa barat

#Tanggapan :
1. Brigjen Pol.Drs.Rikwanto :
- Bahwa pada saat ini Bpk .Kapolri saat ini sedang melakukan pertemuan pejabat di Cilangkap sehingga pertemuan dipimpin oleh Bintang Satu
- kami akan melaporkan semua permasalahan ini dan kita butuh waktu untuk melakukan insvetigasi. Semua sudah dicatatkan oleh notulen kita dan divideokan ,kedepannya kita akan bertemu untuk membahas permasalahana ini kembali.

Pkl 12.55 Wib pertemuan telah selesai dilaksanakan ,perwakilan menuju ke Depan Baharkam.
Perkembangan ttp dimonitor
Demikian ump.

Label: ,