Selasa, 07 Juli 2015

BEGINILAH KALAU ORANG NON MUSLIM JADI PEMIMPIN ATAS UMAT MUSLIM.


Di Jakarta Ahok begitu gencar menghadang segala bentuk kegiatan umat Islam, pemotongan hewan qurban, penghapusan bimas islam di DKI, pelarangan busana muslim di sekolah, pelarangan tabligh akbar di jalan raya, Menghancurkan Masjid Baitul Arif di Jatinegara, Jakarta Timur, Juga menghancurkan Masjid bersejarah Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki. mengganti para pejabat Muslim dengan pejabat-pejabat non-Muslim seperti Lurah Susan, Lurah Grace, dan lainnya dengan kedok “lelang jabatan”. pelarangan Majelis Sholawat di monas dll...
Di Surakarta Sekretaris Daerah (Sekda) Solo yang mengeluarkan surat edaran (SE) larangan buka bersama (bukber) dan halalbihalal yang mengatasnamakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sekda Budi Suharto mengeluarkan SE perihal larangan bukber serta halalbihalal dengan mengatasnamakan SKPD. Larangan itu diberlakukan pada Tahun ini untuk mengantisipasi penyewengan anggaran SKPD.
Wakil Ketua DPRD Solo, Umar Hasyim, langsung bereaksi begitu menerima kabar adanya SE tersebut. Umar berkirim pesan singkat kepada Sekda Budi Suharto untuk menyoal SE itu.
“Pemkot melarang bukber dan halalbihalal itu maunya apa? Kalau kegiatan itu dilaksanakan dengan dana hasil iuran pegawai negeri sipil [PNS] apa juga tidak boleh? SE itu menimbulkan keresahan. Saya dapat aduan dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Solo tentang adanya SE itu. Mereka juga resah dengan SE itu. Hal itu sudah menyangkut sara,” kata Umar di DPRD Solo, Rabu (1/7/2015) seperti dikutip Solo Pos.
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.(FPKS) DPRD Solo, Sugeng Riyanto, mengkritik keras kepada Sekda yang mengeluarkan SE larangan bukber dan halalbihalal. Larangan penyelenggaraan kegiatan tersebut, kata Sugeng, bertentangan dengan UUD 1945 yang memberi kebebasan kepada rakyat Indonesia untuk menjalankan agama sesuai dengan keyakinan masing masing.
“Silaturahmi itu dibangun lewat bukber dan halalbihalal. Kalau melarang kegiatan itu berarti sama dengan melarang tradisi muslim. Kegiatan itu sebenarnya bisa jalan tanpa harus melanggar aturan. Kalau problemnya wajar tanpa pengecualian tidak bisa serta merta melarang kegiatan. Ini menjadi ironi di Solo,” ujar Sugeng.
Menyikapi hal itulah elemen Umat Islam yang terdiri dari DSKS (Dewan Syariah Kota Surakarta), LUIS (Laskar Umat Islam Surkarta), JAS (Jama’ah Ansyarusy Syariah) mendatangi gedung DPRD Surakarta. Kamis (2/7).
Endro Sudarsono selaku Humas LUIS menyampaikan kekecewaannya.
“Umat Islam sangat kecewa dengan sikap Walikota FX Hadi Rudyatmo. Jika alasan untuk menanggulangi penyalahgunaan dana harusnya bukan dilarang tetapi diawasi” ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Ini acara keagamaan yang harusnya didukung namun mengapa dilarang. Disisi lain mengapa Walikota membiarkan masalah lain yang jelas merugikan seperti tidak menutup Café Nort Food, prostitusi di Gilingan dan sekitar RRI ataupun tentang Miras.
Penulis novel islami Yeni Mulati berkomentar, “PNS di pemkot Solo dilarang bukber dan rencananya halal bihalal juga bakal dilarang.
Alasannya rawan penyelewengan anggaran. Bagaimana dengan natalan besok, ya?”
Bagi umat Islam, inilah pelajaran yang bagus Besok, janganlah pilih pemimpin yang jauh dari agama, apalagi jika calon itu jelas-jelas Non Muslim, hatta wakilnya sekalipun.
Media News FPI

Ikutilah PARADE TAUHID JAKARTA bersama Habib Rizieq Syihab










































Ikutilah PARADE TAUHID JAKARTA bersama Habib Rizieq Syihab dan sederet Ulama beserta cendikiawan


Waktu : Minggu, 16 Agustus 2015, Pk. 07.00 - 11.00 WIB
Lokasi : Parkir IRTI - Bundaran HI - Monas

Insya Allah bersama Ulama - ulama dan Tokoh - tokoh Masyarakat menegakkan Tauhid:

01. KH A Cholil Ridwan Lc*
02. Prof Din Syamsudin
03. Prof.Dr.Didin Hafidhuddin
04. Habib Rizieq*
05. Bachtiar Nasir*
06. Dr Adian Husaini,
07. Habib Ali Asegaf
08. KH Al Khatath*
09. Sandiaga Uno
10. Hutomo Mandala Putra*
11. Anindya Novian Bakrie
12. Nurdiati Akma*
13. Ida Hasyim Ning
14. Mustofa Nahrawardaya*
15. Yusuf Muhammad*
16. KH Abdull Rasyid Asy-Syafei*
17. Munarman SH*
18. Yusuf Mansur*
19. Arifin Ilham*
20. KH Abdullah Gymnastiar*
21. ust Abu m jibril
22. Ahmad Heryawan*
23. Fahrurazi Ishaq*
24. Fadlan Garamatan*
25. Anis Matta*
26. Fahira Idris
27. KH Idrus Romli
28. Rahmaat S Labib
29. Ust. Muhammad Zaitun Rasmin*
(*) Sudah Konfirmasi kesediaan Hadirnya.

Hidup Mulia atau Mati Sahid.!
Islam Bangkit, Islam Jaya, Indonesia Merdeka.!

INGAT:
"Kemerdekaan Indonesia diperjuangkan Muslim se-Indonesia dan diawali dengan Takbir Allohu Akbar melawan Penjajahan Kaum Kufar! Indonesia diijinkan Alloh menjadi Negara dengan Mayoritas Islam agar Bahagia, Rukun, Damai dan Sejahtera.!!!" Aamiin..

Label: