Jumat, 03 Februari 2017

KISAH 9 NAGA DALAM AL QURAN

(وَكَانَ فِي الْمَدِينَةِ تِسْعَةُ رَهْطٍ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ)

48. Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan.

(قَالُوا تَقَاسَمُوا بِاللَّهِ لَنُبَيِّتَنَّهُ وَأَهْلَهُ ثُمَّ لَنَقُولَنَّ لِوَلِيِّهِ مَا شَهِدْنَا مَهْلِكَ أَهْلِهِ وَإِنَّا لَصَادِقُونَ)

49. mereka berkata: “Bersumpahlah kamu dengan nama Allah, bahwa kita sungguh-sungguh akan menyerangnya dengan tiba-tiba beserta keluarganya di malam hari, kemudian kita katakan kepada warisnya (bahwa) kita tidak menyaksikan kematian keluarganya itu, dan Sesungguhnya kita adalah orang-orang yang benar”.

(وَمَكَرُوا مَكْرًا وَمَكَرْنَا مَكْرًا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ)

50. dan merekapun merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedang mereka tidak menyadari.

(فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ مَكْرِهِمْ أَنَّا دَمَّرْنَاهُمْ وَقَوْمَهُمْ أَجْمَعِينَ)

51. Maka perhatikanlah betapa Sesungguhnya akibat makar mereka itu, bahwasanya Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya.

(فَتِلْكَ بُيُوتُهُمْ خَاوِيَةً بِمَا ظَلَمُوا ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ)

52. Maka Itulah rumah-rumah mereka dalam Keadaan runtuh disebabkan kezaliman mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu (terdapat) pelajaran bagi kaum yang mengetahui.

(وَأَنْجَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ)

53. dan telah Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka itu selalu bertakwa.”

(QS. An-Naml, 27 : 48 - 53)

Label:

Golput itu Pengkhianatan

Ustaz Bachtiar Nasir Sebut Golput itu Pengkhianatan

Jumat, 11/12/2015 20:02:09

Sekjen MIUMI Ustaz Bachtiar Nasir

Jakarta (SI Online) - Sekjen Majelis Inteletual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Ustaz Bachtiar Nasir menyebut seruan dan tindakan tidak memilih alias golput dalam pemilihan umum atau pilkada adalah sebuah tindakan pengkhianatan. 

"Kalau anda golput itu pengkhianatan. Bagaimana anda melucuti senjata saudara yang sedang berperang dengan musuh. Ini kekeliruan besar,"ungkap Bachtiar dengan bahasa kiasan saat konferensi pers Muzakarah Ulama dan Tokoh untuk Gubernur Muslim DKI Jakarta, di Masjid Al-Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2015). 

Bachtiar menyarankan kepada umat yang selama ini masih berpegang pada pendapat atau pendirian golput supaya tidak malu-malu untuk tanazu'(menyelisihi pendapatnya itu) dan mengubah prinsipnya yang kini jelas-jelas bertentangan dengan fakta. 

"Berhentilah bertikai, atau setidaknya diam. Jangan pegangin teman yang sedang digebukin musuh di depan. Ini perlaku yang tanpa disadari oleh mereka yang golput," tandasnya. 

Menurut pimpinan AQL Islamic Center ini, umat harus mengikuti pendapat yang telah disepakati para ulama. Jikapun mereka berbeda pendapat, ia menyarankan supaya mengikuti hasil musyawarah mufakat para tokoh dan ulama. Kondisi saat ini. kata Bachtiar, tidak ada alasan bagi umat untuk tidak memilih. 

"Dia harus ikut milih, terutama daerah krusial seperti Jakarta, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Wajib hukumnya umat Islam mengambil posisi akhofu dhararain (memilih kerusakan yang lebih ringan diantara dua kerusakan, red)," pungkasnya.  

Senada dengan Bachtiar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dua periode yang lalu, KH A Cholil Ridwan menegaskan bila Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI se-Indonesia di Padang Panjang 2009 lalu telah menegaskan haramnya golput. Menurutnya tindakan golput telah menyumbang kekalahan umat Islam dalam setiap even politik seperti Pilpub, Pilgub dan Pilpres. "Golput itu haram, merugikan perjuangan umat," tandasnya. 

red: shodiq ramadhan

Label: ,