Rabu, 17 Mei 2017

HNW minta DPR segera panggil Kapolri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menilai, sikap Polri dalam mengusut kasus-kasus pidana beberapa waktu belakangan sering menimbulkan pertanyaan besar. HNW menjelaskan, kasus-kasus seperti kasus makar, penistaan agama, dan teror terhadap penyidik KPK ditangani polisi dengan cara yang menurutnya tidak berdasarkan prinsip keadilan.

"Ketika pada umat Islam begitu agresif, demo hanya bisa hingga pukul 18.00, kalau yang dukung Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sampai jam 2 pagi pun dibiarkan. Untuk mereka yang baru menyuarakan tentang 212 dan 313, langsung dilakukan penangkapan-penangkanpan, tapi Minahasa yang jelas-jelas deklarasikan kemerdekaan, justru tidak dilakukan apa pun," katanya saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (16/5).

Tidak hanya itu, HNW melanjutkan, contoh kasus pengusiran Gubernur Kalimantan Barat saat berkunjung ke Aceh dan membandingkannya dengan kasus penolakan Fahri Hamzah di Manado. Pada saat kejadian di Aceh, kata dia, sebagian warga melakukan demonstrasi atas kedatangan gubernur Kalimantan Barat dan langsung dilakukan penangkapan.

"Sementara mereka yang melakukan anarkis di Bandara Manado, tapi tidak ada ditangkap apa pun," katanya.

Tidak hanya kasus konflik yang melibatkan massa, menurut HNW, yang patut ditanyakan juga terkait penembakan rumah ketua fraksi PKS yang kelanjutannya jutru tragedi bunuh diri seorang anggota Brimob. Anggota Brimob ditemukan tewas bunuh diri karena stres karena setelah dilakukan pemeriksaan terkait dengan penembakan rumah Jazuli.

"Saya pikir ini patut dipanggil Kapolri dan harus dituntaskan, sebab ini aneh sekali rumah pak Jazuli itu ditembak, kemudian polisi yang melakukan pemeriksaan intensif, malah diperiksa dan bunuh diri. Apakah ada indikasi memang ada pihak kepolisian yang melakukan tindakan sehingga kemudian melibatkan Brimob, dan bunuh diri," jelasnya.

HNW berharap Komisi III DPR RI melakukan tindakan tegas terhadap Kapolri karena sikapnya terkait beberapa kasus tersebut. "Tentu patut ditanyakan sikap polisi belakangan ini yang sebagiannya menimbulkan pertanyaan besar. Agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan sebaiknya komisi III memanggil Kapolri untuk menanyakan banyak hal," katanya.

Label: ,

Ulama Dikriminalisasi, Umat Dizalimi, Ombat: Bersiaplah Hadapi Fase Mulkan Jabariyah

JAKARTA (Panjimas.com) – Direktur Eksekutif Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI), Muhammad Hariadi Nasution, SH, MH, menyayangkan tindakan aparat kepolisian, yang diduga hendak melakukan kriminalisasi terhadap ulama.

Menurut pria yang akrab disapa Ombat itu, Ketua Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF MUI), Habib Rizieq Syihab, kini tengah dibidik dan difitnah dengan kasus percakapan pornografi dengan Firza Husein.

“Polisi menjerat Habib Rizieq dengan Undang Undang apa? Apakah dengan Undang Undang ITE atau KUHP karena pada keduanya sangat jauh berbeda dan juga harus ada yang melaporkan. Apakah pihak kepolisian sudah menetapkan deliknya apa terhadap kasus ini. Kalau memang kasus ini maju terus sampai mengajukan P21 apakah kejaksaan mau terima dengan bukti yang tidak ada tapi diada-adakan,” kata Muhammad Hariadi Nasution, kepada Panjimas.com, Selasa (16/5/2017).

Ombat mempertanyakan, sewaktu Habib Rizieq Syihab berada di Indonesia mengapa pihak Polri juga tidak segera melakukan pemeriksaan. Kini saat Habib Rizieq tengah berada di luar negeri, Polri melakukan pemanggilan dan diopinikan mangkir di media.

“Sangat tercium kuat ada pihak pihak yang mencoba menggunakan kasus ini untuk menjatuhkan kredibilitas Habib Rizieq karena menjatuhkan beliau sama seperti menjatuhkan umat Islam. Yang sangat mengherankan bahwa kasus ini sepertinya memang sudah lama dipersiapkan dan disimpan untuk sebagai kuncian,” ujarnya.

Selain itu, menurut Ombat, seolah ada upaya konspirasi yang dilakukan penguasa yang berkolaborasi dengan media mainstream, untuk menzalimi dan mengaborsi kebangkitan umat Islam.

Hal itu terjadi, saat umat Islam sadar dan solid, dengan bukti digelarkan Aksi Bela Islam yang berjilid-jilid dihadiri jutaan orang dan berjalan tertib.

Jika penguasa terus melakukan tekanan dan melakukan kriminalisasi terhadap ulama dan menzalimi umat Islam, maka, tak diragukan, bahwa umat Islam harus bersiap memasuki sebuah fase akhir zaman, sebagaimana nubuwat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,

ثم تكون ملكًا جبرية فتكون ما شاء الله أن تكون، ثم يرفعها الله إذا شاء أن يرفعها

Kemudian akan ada mulkan jabariyah (kekuasaan diktator). Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada. Kemudian ia diangkat (diakhiri) oleh Allah, jika Dia berkehendak untuk mengangkat (mengakhiri)-nya. (HR. Ahmad).

“Bersiaplah, jelas sudah bahwa kita memang sudah masuk pada fase mulkan jabariyah (kekuasaan diktator) dan umat Islam masuk pada era fitnah kezaliman yang bertubi-tubi,” tandasnya. [AW]

Sumber:
http://www.panjimas.com/news/2017/05/17/ulama-dikriminalisasi-umat-dizalimi-ombat-bersiaplah-hadapi-fase-mulkan-jabariyah/

Berita Lainnya:

1. Ada Desakan Pasal Penodaan Agama Dihapus, Yusril: Aneh! https://t.co/iigLLVvBtB

2. Putra Ba’asyir: Cegah Maksiat Tak Cukup Dengan Perda https://t.co/VQ11Z51fpN

3. Revisi Perda Prostitusi, Pengasuh Al Mukmin Ngruki Apresiasi Pemkab Sukoharjo https://t.co/OQtLM4L7R0

4. Perda Pekat Sukoharjo Direvisi, Prostitusi Online Bisa Disanksi https://t.co/Kv4xFgkUSk

5. Di Solo, Aksi 1000 Lilin Simpatisan Ahok Dibubarkan Kepolisian https://t.co/9YMtvgaJw3

6.Jelang Ramadhan, Wagub Jabar Minta Walikota dan Bupati Tutup Hiburan Malam https://t.co/b6WlHTAkEz

7. Erdogan Puji Aceh Tanpa 1000 Lilin, Ulama Aceh: Kami Merasa Tersanjung https://t.co/5f8inGCTts

8. Ekonomi Islam Bangkit, Valentino Dinsi: Ini Syarat yang Harus Dilalui https://t.co/GXRHZruBYg

9. Dihadang Usai Pengajian, FPI Bekasi Raya Ringkus Gerombolan Pemuda Bersenjata Tajam https://t.co/OIMwmQHlm4

10. Pemanggilan Habib Secara Paksa, Yusril: Gegabah dan Tindakan Yang Terburu-Buru https://t.co/72NALvMr51

11. Dua Anggota Mujahidin Indonesia Timur Ditembak Satgas Tinombala https://t.co/tcVp70YBPD

12. Amien Rais Tantang Luhut, Adu Data Dampak Buruk Reklamasi Pantai Jakarta https://t.co/lRvEouce5j

13. Bang Japar Jadi Penjaga Kampung dari Miras dan Narkoba https://t.co/9sCWoKbQBG

14. Polisi Persuasif Sikapi Makar Aksi Bela Ahok, Tapi Represif Tangkapi Aktivis Aksi Bela Islam https://t.co/gRHM04zdir

15. Aksi Bela Ahok ada Makar dan Sparatisme, Ustadz Fahmi Salim: Mereka Pengkhianat Bangsa! https://t.co/iuSsXbpJAO

16. KOKAM Geruduk Samuel Aitonam, Pemfitnah Muhammadiyah https://t.co/d9FLVJ9uzr

17. Hamas, Jihad Islam, PFLP Boikot Pemilu di Tepi Barat https://t.co/CawwAPOsne

18. Pria Yordania Ditembak Mati di Yerusalem https://t.co/WdhcRhH0ED

19. Inilah Alasan Habib Rizieq Tak Kembali ke Indonesia https://t.co/IytysGKvQU

20. HRS Dikriminalisasi, Advokat: Ini Ada hubungannya dengan Ahok https://t.co/u9upHmWYcq

21. Mohon Doa Aktivis Islam, Ranu Berharap Hakim Bijak https://t.co/ruQztIZoO4

22. LUIS Berharap Pledoi Patahkan Tuntutan Jaksa https://t.co/QKeS3wefqe

23. Ranu dan Tokoh LUIS Dituntut 6 Bulan Penjara https://t.co/2rWU4DQpph

24. KOKAM Jateng: Usik FPI, Cari Penyakit! https://t.co/nb4Rkf3zXY

25. Hentikan Aksi Hadang-Menghadang, Menhub: Bandara Harus Steril https://t.co/fTwy3CaG0q

26. Ketua Umum MUI: Pendukung Ahok Sebaiknya Legowo Terima Putusan Hakim https://t.co/h3FghgJgam

27. Aksi Bakar Lilin Ahokers di Berbagai Kota dan Luar Negeri, Pengamat Politik: Lebay! https://t.co/0SAU6jjj95

28. Puncak Safari Dakwah Tuan Guru Bajang Berakhir di Masjid Gedhe Kauman https://t.co/XZXk2GMGTG

29. Tuan Guru Bajang Tuntun Syahadat Gadis Kristen di Ponpes Al Munawwir Krapyak https://t.co/jMHmPrmFCI

30. Safari Dakwah Gubernur NTB Disambut Sri Sultan dan Ponpes Krapyak https://t.co/6PQkod1Kcq

31. [VIDEO] Masya Allah.!!! Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!! https://t.co/EGWcDbQ4mY

32. Masya Alloh! Dua Tahun M Fatir hidup tanpa Tempurung Kepala, Tanpa Hidung & Tangan #AyoBantu
https://t.co/H4AM3mjFM5 https://t.co/HEQV0sOA0F

33.  Masya Allah, Jelang Ramadhan Sekelompok Preman Mau Santuni Anak Yatim, Ayo Bantu! https://t.co/cJHhCVotUz

34. SEDEKAH BARANG: Barang yg tdk berguna bagi Anda, sangat bernilai  & dibutuhkan orang lain.
https://t.co/sKeudmcamz
https://t.co/a4QMYpUPDN
SMS/WA (08999704050)

35. Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan: Agar Puasa Tak Keliru dan Sesuai Sunnah https://t.co/CQJLMJM6Tu

-------------------
Dapatkan informasi dunia Islam terkini di situs berita www.panjimas.com
(Suara kebenaran lawan kebatilan)

PANJIMAS TV:
https://www.youtube.com/channel/UCnwbA092uJxYqE_1qOeN1UA

Label: , ,