Jumat, 27 Januari 2017

Indonesia Dalam Bahaya!!! Ada Rapat PKI di Istana Negara Tiap Malam.

Ustadz Alfian Tanjung dalam ceramahnya menyebut ada rapat PKI di Istana Negara setiap pukul 20.00 WIB. Alfian mengaku tidak asal bicara. Dia mengaku memiliki sejumlah sumber.

“Saya gak mungkin ngomong kalau nggak tahu. Saya ini umurnya sudah lebih dari 50an (tahun), saya aktifis dari tahun 1982. Maksudnya bukan soal gagah-gagahan umur, artinya nggak masuk akal kalau gue ngomong cuma buat cari koreng, kalau bahasa Betawinya,” kata Alfian dilansir detikcom, Selasa (24/1/2017).

Alfian mengatakan, dirinya sudah sudah lama mempelajari gerakan PKI.

“Saya tahu karena sudah menekuni (gerakan PKI) hampir 30 tahun,” sambungnya.

Alfian selama ini memang dikenal sebagai Ustadz kontroversial. Sebagai pendakwah, dia paling sering ceramah soal kebangkitan PKI di Indonesia. Video ceramahnya kerap diunggah di media sosial Youtube.

Dan kali ini dalam isi ceramahnya, Alfian menyebut sejumlah data di mana dia mengaku mendapatkan info dari sejumlah sumber terpercaya. Rapat itu, katanya, kerap digelar di Istana menjelang tengah malam.

“Ya orang-orang pulang mereka pada datang. Rapatnya sih bukan jam 20.00 WIB, (rapatnya) jam 21.00 WIB, jam 22.00 WIB, jam 23.00 WIB. Itu mereka ngobrol-ngobrol, itu udah engga kebantah. kalau memang dari awal, dari awal lah saya ditegur,” tutur Alfian.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki geram dengan tudingan Ustadz Alfian Tanjung. Apa yang membuat Teten geram?

Rupanya dalam salah satu isi ceramah yang menjadi viral tersebut, Alfian selain menyebut ada rapat PKI di Istana Merdeka, dia juga menuding Teten sudah memfasilitasi kader PKI untuk mengadakan rapat-rapat di Istana pada malam hari.

Omongan ini, menurut Teten, ada di media sosial. Wajar jika kemudian Teten melayangkan somasi pada Ustadz Alfian. Salah satu pendiri Indonesian Coruption Watch (ICW) juga mengimbau agar Ustaz Alfian Tanjung meminta maaf.

“Saya sudah kirim somasi sejak dua minggu lalu. Kami minta Ustaz Alfian menarik ucapannya dan minta maaf,” kata Teten di kompleks Istana Presiden, Jakarta.
Teten mengaku belum mau menempuh jalur hukum dengan melaporkan Alfian ke polisi. Alasannya, Teten masih berprasangka baik. Mungkin, katanya, yang bersangkutan menerima informasi yang salah.

“Jadi tidak benarlah. Tidak ada pertemuan-pertemuan itu. Jelas saya bukan kader PKI. Tapi yang bersangkutan belum merespons hingga saat ini,” ungkapnya. “Tapi kalau memang dia tidak mau mencabut ucapannya, saya perkarakan,” tegasnya.

Teten sengaja melayangkan somasi terlebih dahulu karena ingin memberikan kesempatan kepada Alfian untuk menarik ucapan dan meminta maaf.

“Ya, kami baik-baik dululah. Siapa tahu yang bersangkutan mendapatkan informasi yang keliru. Saya mau meluruskan dulu,” ujar dia.

Bahkan, lanjut Teten, tim kuasa hukumnya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan Alfian Tanjung ke polisi.

“Tim kuasa hukum saya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan yang bersangkutan ke Reskrim,” katanya.

Sebaliknya, Alfian mengaku belum mendapat informasi soal dirinya sejak dua minggu. “Kalau dibilang 2 minggu ini saya belum ada terima apa-apa. Saya tahu baru tadi sore. Itu pun diberi link sebuah berita oleh anak saya,” kata Ustaz Alfian saat dikonfirmasi.

Terkait somasi Tetan, Dosen Universitas Muhammadiyah Prof Hamka ini menanggapi dengan santai.

Dia malah heran, kenapa baru sekarang omongannya itu dipermasalahkan. Padahal apa yang disampaikannya itu sudah disampaikan pada Mei 2016 (8 bulan lalu) lewat ceramahnya di beberapa kota. “Padahal jadi viralnnya juga Mei lalu. Ini ada apa?,” kata Alfian, Selasa (24/1/2017) malam.

“Saya itu bicara sudah 8 bulan yang lalu, nggak pernah berhenti saya bicara di Solo, saya bicara di Klaten saya bicara di Sragen saya bicara di berbagai tempat. Ke mana saja, gue (saya) sudah ngomong 8 bulan baru sekarang pakai somasi,” imbuh Alfian.

“Nggak mungkin dong sistem informasi kenegaraan nggak cepat menangkap itu. Ke mana saja 8 bulan dibiarin Alfian,” sambungnya.

Apakah Alfian akan meminta maaf seperti somasi yang disampaikan Teten? Dengan tegas, Alfian menjawab tidak. Justru dia mengatakan apa yang disampaikannya berdasar dengan data yang diyakini benar. Karena itu, dia menunggu langkah Teten untuk melaporkannya ke polisi dan bertemu di pengadilan.

Saat ditelusuri video yang dipermasalahkan Teten di internet, hingga tadi malam tidak ditemukan video yang dimaksud.

Sementara itu Majalah Islam An-Najah edisi 130 September 2016 pernah mewawancarainya dan menurunkan kepala berita dengan judul “Kebangkitan Komunisme (PKI) Nyata Atau Ilusi?”.

Dalam berita yang dilansir situs An-Najah.net, majalah tersebut menyebutkan bahwa PKI sudah sampai di Istana Negara. Dalam salah satu bagan berita tertulis “Manuver PKI Membelit Istana” yang ditulis oleh Ustadz Alfian Tanjung.

Belitan PKI di Istana Negara ini, seperti ditulis Ustadz Alfian Tanjung, bukan isapan jempol belaka. Keberadaan mereka bagaikan matahari di siang bolong. Sebut saja Teten Masduki, kader PKI asal Garut, Jawa Barat, sekarang menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia. Padahal telah kita ketahui bersama bahwa tugas Staf Kepresidenan adalah memberi dukungan dan mengarahkan Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, dan pengelolaan isu strategis.

Ustadz Alfian Tanjung juga menyebut Dita Indah Sari, seorang Gerwani muda PKI. Dalam dua priode berturut-turut, ia menjabat sebagai staf ahli di Kementrian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Padahal pada tahun 1996 ia memiliki catatan hitam. Ia pernah ditangkap oleh polisi atas gerakan politiknya. Dalam catatan harian bertanggal 16 April 1996 yang berhasil diamankan oleh polisi, di sana tertulis, “Well, partai kita yang telah dibubarkan 31 tahun yang lalu, akan kita hidupkan lagi.”

Dan selanjutnya adalah Ribka Ciptaning, anggota DPR dari PDI Perjuangan yang datang dari Sukabumi Selatan, dimana daerah itu telah menjadi tempat diselenggarakannya kongres PKI ke-8. Dia pula yang menuliskan buku Aku Bangga Jadi Anak PKI.

Kehadiran kader PKI ke dalam panggung politik membawa dampak yang sangat meresahkan bagi masyarakat. Misalnya, keluarnya himbauan kepada orang yang berpuasa agar toleransi kepada orang yang tidak berpuasa, rencana penghapusan kolom agama dalam kartu identitas warga, dan pelarangan pembacaan doa ketika membuka atau menutup kegiatan belajar dan mengajar di sekolah-sekolah formal. Semua itu tidak lain merupakan cermin dari ideologi komunis yang menjadi program mereka.

Selain menargetkan Istana Negara, mereka juga telah menguasai birokrasi kepemerintahan. Mulai dari Gubernur, Bupati, Camat, Kades, sampai Ketua RT. Semua itu dilakukan dalam rangka mensukseskan terbentuknya Negara Demorasi Komunis Indonesia. Terbukti beberapa kepada daerah berani mengutak atik Syi’ar-Syi’ar Islam yang telah membudaya bagi rakyat Indonesia.

Di Jakarta misalnya, Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Jakarta yang akrab dipanggil Ahok, beberapa kali mengeluarkan surat edaran yang kontroversial. Yang tidak hanya menyakitkan hati warga yang Jakarta, tapi seluruh warga indonesia. Di antaranya adalah larangan untuk Takbir Keliling, larangan memakai jilbab di sekolah negeri, larangan pengajian di Monas, larangan kurban di masjid atau sekolah. Demikian kutipan dari isi Majalah Islam An-Najah. (Siaga Indonesia)

Label:

Aksi Bela Ulama, Ribuan Massa Penuhi Depan Gedung Sate Bandung

Label: ,

Ust Bachtiar Nasir - Semanggat 45 surabaya

Ayo Maen CatuR

Malam tadi aku coba mengumpulkan beragam data mengbenai pilkada DKI,karena aku heran,kenapa ahok dan pendukungnya yakin banget menang satu putaran......
rupanya...... Astagfirullah.....
memang mereka benar sekali cara menghitungnya..... apa yang terjadi akhir2 ini sudah mereka perhitungkan dengan matang.sehingga mereka yakin ahok bakal jadi gub DKI tahun 2017,kemudian jadi presiden RI tahun 2019,yang kalau kita bayangkan rasanya tak mungkin..... tapi begitulah yang mereka harapkan,rasa tidak mungkin yang menyebabkan muslim lengah dan ahok mengambil kesempatan...... dan kalau ahok jadi gub DKI,dalam waktu 2 tahun jakarta akan dirubah lebih hebat dari singapur,tentunya dengan dukungan dana tak terbatas dari para taipan dan konglomerat cina.....
akhirnya sukses di dki mengantarkan ahok jadi presiden RI,....
karena diam2 partai yang akan mendukungnya sudah bersiap dari provinsi2 kota2, kabupaten2 kecamatan2,kelurahan2,dan desa2 sampai rw dan rt seluruh Indonesia... jadi ini bukan sekedar pilkada DKI.............
.....ini data yang aku maksud........... pemilih DKI sekitar 7,5 juta,..... muslim 78%....nasrani 15%...... cina 7%........ disini tampak ahok cuma punya 22%.......( suara permanen ahok, tak akan berkurang lagi.)....kan ada cina muslim dan cina anti ahok... itu mah nggak perlu dihitung totalnya cuma 0,01%.... terus dimulailah trik2 bunglonnya...
misalnya penggusuran dengan alasan banjir,disulap sekejap mata jadi ruang terbuka hijau,dengan dana dari taipan (padahal ada kepentingan lain ).....
dengan cara penggusuran ini kita mengira ahok jadi lemah ,padahal tidak,disini dia paling kehilangan 0,5% suara muslim,tapi dapat 30% suara muslim..... kok bisa..... begitulah dengan ilmu setting media dan pengamat politik munculah istilah pemilih realistis,yang lansung memuja keberanian dan ketegasan ahok sebagai pemimpin jujur dan berani,mereka lupa bahwa mereka masuk perangkap ahok,
pemilih realistis ini merasa lebih cerdas dari orang lain,mereka merasa lebih paham agama dari pada orang tua mereka,bahkan mereka merasa lebih paham agama dari pada ulama,mereka inilah yang dijadikan senjata untuk menyerang muslim lainnya,..........
mereka adalah para sarjana,mahasiswa,guru,dosen yang berumur dibawah 50 tahun,yang tidak tau PKI,............

berarti ahok sudah mendulang ( 22%+30%) 52% suara,
belum lagi suara dari partai........
nah Saudara2ku .
ini Pilkada Istimewah. .......
Berfikir lah Dewasa .
Suara mu sekarang , menentukan nasib Anak cucu mu nanti.
sebenarnya kalau dijelaskan semua secara rinci akan panjang sekali,kenapa bisa ada angka 30%, tapi yang penting teruslah berjuang berjihad ,ikutilah ulama,ikutilah imam besar indonesia,singa khatulistiwa....habib rizieq.
Gunakanlah MEDSOS mu untuk bertempur....
Allahu akbar...Allahu akbar.... Allahu akbar........

Label:

Raja Salman Akan Bantu 2000T

Yg Anti Arab Dilarang Baca..!!

RAJA ARAB SAUDI
1Minggu diIndonesia
Menurut infonya, Raja akan membantu kita bereskan
jalan Tol Trans Sumatra
Jika Cina komunis memberikan utang 700 Triliun maka Arab Saudi akan membantu 2000 Triliun
Terdiri 700 triliun utk kembalikan utang ke Cina dan
500 triliun membuat tambang baru di Papua.
500 triliun membereskan tol Sumatra dan sisanya
300 triliun utk ekonomi umat Indonesia...luar biasaa.
ALHAMDULILLAH
Indonesia bebas utang ke Cina komunis!! PKI gigit jari
RAJA SALMAN GERAH LIAT KEADAAN MUSLIM DIINDONESIA YG TERUS DISUDUTKAN PEMERINTAHAN JOKOWI
KUNJUNGAN JUGA DIAGENDAKAN BERTEMU DGN HABIEB RIZIEQ YG SDH MENJADI SOROTAN DUNIA ISLAM DALAM AKSI 212

Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud,
akan berkunjung ke Indonesia pd awal Maret 2017
Kepastian kunjungan Raja Salman dikemukakan wakil ketua DPR Fahri Hamzah setelah menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi utk Indonesia, Osamah Mohammed Alshuibi.
Rombongannya besar sekali, lebih dari 800 orang sehingga pak dubes mengharapkan bantuan dan dukungannya agar kedatangan Raja Salman akan menjadi momen yg sangat penting bagi kedua negara.
''kata Fahri di komplek Gedung MPR/DPR/DPD, jakarta selasa 17/1/2017
Politikus (PKS) ini menyebutkan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi akan sangat monumental bagi kedua negara sebab kunjungan Raja Arab tersebut akan didampingi seluruh jajaran mentri dan pejabat negara Saudi Arabia
Kunjungan Raja Arab ini bersifat historis karna Raja Salman akan berada diindonesia sepekan lebih, saya kira ini adalah kunjungan kepala negara ke Indonesia yg paling lama, ''kata Fahri.
Raja Salman akan berkunjung ke jakarta bawa 800 staff politik, ekonomi dan pertahanan
Ayoo kita sambut..jadikan Indonesia serambi Mekkah
LENYAPKAN PKI & ANTEK2NYA
ALLAHUAKBAR

Label: