Minggu, 03 September 2017

BICARALAH TENTANG ROHINGYA...

Wahai Kaum Muslim Indonesia, bicaralah tentang Rohingya, update status sosmedmu tentang Rohingya, walau mungkin Presiden akan menuduhmu intoleran dan penebar kebencian...

Wahai aktivis Ormas Islam, bicaralah tentang Rohingya, penuhi foto-foto sosmedmu dengan gambar saudara muslim kita Rohingya, walau Said Aqil Siradj dan Bansernya mungkin akan memfitnahmu sebagai radikal...

Wahai Mahasiswa, bicaralah tentang Rohingya, turunlah ke jalan menyuarakan pembelaanmu kepada saudara muslim kita Rohingya, walau mungkin Mendiknas Muhadjir akan menuduhmu disusupi gerakan fundamentalis dan mengancam men-DO dari kampus..

Wahai Para Pemuda, bicaralah tentang Rohingya, tunjukkan keberanianmu, pertajam lisanmu, perkuat fisikmu, persiapkan dirimu membela saudara muslim kita Rohingya, walau mungkin Cahyo Kumolo akan menuduhmu Anti Pancasila..

*Wahai para Guru, Kyai dan Ulama*, bicaralah tentang Rohingya, serulah murid dan santri-santrimu untuk lebih lantang membela saudara muslim kita Rohingya, doakan mereka walau mungkin Megawati dan kroninya akan menuduhmu anti kebhinnekaan..

Wahai Alumni 212, bicaralah tentang Rohingya, serukanlah penegakan Khilafah sebagai solusi tuntas mengakhiri penderitaan saudara muslim kita Rohingya, walau mungkin Tito dan Wiranto akan menuduhmu sebagai antek dan simpatisan HTI - FPI.

Wahai Advokat dan Para Pengacara, bicaralah tentang Rohingya, tuntut dan seret para teroris musyrik Buddha ke Mahkamah Internasional, walau mungkin Menkumham Yasonna Laoly akan menuduhmu anti NKRI..

Wahai adek-adek Pramuka, bicaralah tentang Rohingya, panjatkan doa tulusmu untuk keselamatan saudara muslim kita Rohingya, ambillah ini sebagai pelajaran berharga, walau mungkin Menpora Imam Nahrowi akan menahan lagi dana operasional Pramuka..

Wahai Para Pengusaha, bicaralah tentang Rohingya, ulurkan sebagian hartamu untuk membantu saudara muslim kita Rohingya, walau mungkin aparat akan menjeratmu dengan pasal pencucian uang, walau mungkin mereka akan menuduhmu mendukung dan membiayai terorisme..

Wahai Para Tokoh, Trainer dan Motivator, bicaralah tentang Rohingya, tidak akan berkurang rizkimu jika engkau suarakan pembelaan terhadap saudara muslim kita Rohingya, walau sebagian penggemarmu mungkin akan meninggalkanmu...

Wahai Para Aktivis Parpol, bicaralah tentang Rohingya, sampaikan kepedulianmu tentang saudara muslim kita Rohingya kepada konstituenmu, kepada pemilihmu, walau sebagiannya mungkin tidak akan lagi memilihmu..

Wahai Rakyat Indonesia, bicaralah tentang Rohingya, terimalah mereka dengan tangan terbuka jika mereka masuk ke negara kita, karena sesungguhnya kita pun merasakan kepedihan yang sama..

Wahai umat non Muslim, tidak perlu menjadi Muslim untuk menunjukkan kepedulianmu kepada nasib saudara kita Rohingya. Engkau hanya perlu menjadi manusia untuk peduli nasib Rohingya..

Ayo...
Saatnya kita bicara Rohingya...!

Label: , ,

KURANG KEJAM DAN BENGIS APALAGI YA BUDDHA ?

Innalillahi.. Naudzubillahi min dzalik
-------------------
Copast M.RosyidiAziz

Sekejam-kejamnya Rodovan Karadzic dan Slobodan Milosevic, jagal Kristen Serbia di camp Sebrenica, yang dia bantai habis hanyalah para lelaki Muslim Bosnia.

Sebengis-bengisnya Ariel Sharon, jagal Yahudi Israel di camp Sabra Shatila, alat yang dia pakai adalah senjata api otomatis untuk membantai habis pengungsi Palestina.

Tapi lihatlah kurang kejam dan bengis apalagi kaum musyrik Buddha Myanmar terhadap Muslim Rohingya ?

- Menyembelih wanita dan menampung darahnya diember setelah terlebih dahulu menelanjanginya. .

- Membelah perut wanita hamil dan mengeluarkan 2 bayinya. Lalu mencincangnya hidup-hidup.

- Merobek kemaluan wanita hingga ke perutnya, lalu mengeluarkan isi perutnya seperti hewan sembelihan.

- Menggorok bayi bayi tak berdosa dengan leher menganga lebar.

- Membakar hidup-hidup dan memanggang bayi dan anak-anak kecil.

- Menyetrum bayi dan anak-anak kecil, memukulnya lalu menyiksanya seperti mainan.

- Mencincang wanita wanita tua renta dan merobek-robek isi perutnya hingga terburai.

- Memenggal kepala para wanita dan nenek-nenek tua renta. Lalu memamerkannya.

- Membakar para wanita, anak-anak hingga nenek tua renta dalam kondisi masih hidup.

- Mumutilasi hidup-hidup bagian tubuh para wanita dan nenek nenek tua renta. Dan masih banyak lagi.

Dan muaknya lagi, semua kebiadaban itu direkam dan dipertontonkan kepada dunia, bahkan disaksikan langsung oleh wanita dan anak-anak kaum musyrik Buddha Myanmar. Seolah mereka ingin mengatakan, bahwa Muslim Rohingya adalah manusia manusia hina yang tiada harganya sehingga layak dicincang bagai binatang.

Jika dengan wanita, orang tua dan nenek renta, anak-anak balita hingga bayi tak berdosa saja mereka sebegitu tega berbuat kejam, sadis dan bengis, maka bisa dipastikan perlakuan yang jauh lebih keji mereka pasti telah lakukan kepada para lelaki dewasa. Ya Allah ya Rabb, sungguh kebiadaban yang taktergambarkan lagi dengan kata-kata. (Maaf, kami gak tega menayangkan gambar dan videonya, sungguh gak tega)

Kurang kejam dan bengis apalagi kalian ya Buddha ?

https://youtu.be/zJgVXnHsKOo

Label: ,