Rabu, 21 Desember 2016

Po An Tui [Milisi China Pembantai Pribumi] Dibuatkan Monumennya di TMII

Dalam peresmian Monumen Po An Tui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa tujuan didirikannya monumen Po An Tui adalah untuk mengingatkan siapa leluhur kita dan perjuangan laskar China dalam melawan penjajah VOC Belanda pada tahun 1740 – 1743.

Pernyataan Tjahjo Kumolo tersebut sepertinya adalah upaya sistematis dalam mengaburkan dan membelokan fakta sejarah sebenarnya.

Po An Tui adalah Milisi Cina Indonesia yang dibentuk dan dipersenjatai oleh penjajah Belanda, mereka membentuk satuan untuk setia kepada Belanda. Tugas mereka menjadi mata-mata, melakukan aksi teror, penculikan, pemerkosaan, penjarahan dan mengambil upeti dari petani-petani pribumi, memeras rakyat pribumi untuk diambil kekayaan dan disetorkan ke Belanda, bahkan mereka akan membunuh kalau ada pribumi yang menentang.

Po An Tui juga bersekutu dengan Westerling, pembantai umat Islam Makassar. 50 ribu ummat Islam Makassar dibantai Westerling. Saat Westerling telah membantai Ummat Islam di Makassar, lalu dia lari ke Jakarta dan Jawa Barat dan ia dikejar oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Po An Tui lah yang membantu meloloskan Westerling melalui Sanfur Ancol Jakarta Utara, dari sana Westerling diselundupkan dan dilarikan dengan pesawat kecil menuju Singapura.

Mudahnya Westerling kabur ke Singapura, karena ia memiliki hubungan istimewa dengan Milisi Po An Tui sebagaimana diceritakan Jenderal Besar (Purn) AH. Nasution dalam bukunya “Memenuhi Panggilan Tugas”. Dimasa Perang Kemerdekaan laskar ini mendapat pasokan senjata dari Singapura.

Tidak sampai disitu, Po An Tui juga melakukan teror di Bandung Jawa Barat, melakukan penculikan dan pembunuhan. Di tahun 1945, begitu Bung Karno dan Bung Hatta mendeklarasikan Kemerdekaan Indonesia, Po An Tui di Sumatera Utara berontak. Po An Tui Medan angkat senjata tidak mau bergabung dengan NKRI. Di wilayah Balaraja Tangerang, Po An Tui juga berontak tidak mau bergabung dengan NKRI, akhirnya umat Islam marah, terjadi perang di Balaraja.

Jadi Milisi ini pengkhianat, dalam sejarah Po An Tui selalu berkhianat kepada NKRI. Di zaman penjajah Belanda mereka bersekutu dengan Belanda. Saat Belanda pergi dari Indonesia Po An Tui ikut Jepang, begitu Jepang hengkang dari Indonesia mereka ikut Partai Komunis Indonesia (PKI). Saat pemberontakan PKI mereka ikut PKI, mereka ikut membunuh para ulama, mereka bunuh kyai, dan mereka bunuh masyarakat pribumi.

Bahkan, Po An Tui memusuhi sesama etnis Tionghoa, jika ada orang Tionghoa masuk Islam mereka aniaya, jika ada orang Tionghoa yang cinta NKRI, anti penjajah Belanda, Jepang atau anti PKI maka akan dimusuhi mereka.

Bisa jadi diketemukannya simbol Komunis di arena skate board Keong Mas TMII (yang sampai sekarang belum terungkap pelakunya) pada tanggal 17 Agustus 2015, 3 bulan sebelum peresmian, mungkin saja ada hubungannya dengan rencana peresmian monumen tersebut.

(Mendagri Tjahjo Kumolo meresmikan monumen Laskar Tionghoa di TMII)

Baru kali ini terjadi dan terjadi di era Jokowi, kelompok penjilat, pengkhianat bangsa dan pemberontak di muliakan dan dibuatkan monumen.

Waspadalah!!! jangan tertipu untuk ke dua kalinya bila kita ingin tetap menjadi pemilik sah Republik ini dan bila ingin anak cucu kita hidup damai dan sejahtera di Bumi Pertiwi sebagaimana cita-cita para leluhur dan Pahlawan Bangsa dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Penulis: Rudy Razi

Sumber: http://www.posmetro.info/2016/02/hanya-di-era-jokowi-milisi-cina-po-tui.html

Catatan:
Kami mohon yang mempunyai profesi sebagai bapak guru dan ibu guru hendaknya dapat menceritakan sejarah yang benar pada anak-anak didik.

Label:

TAKUT AKAN PENYAKIT YANG TIMBUL DARI GARAM?

INI CARA RASUL MENGKONSUMSI GARAM

Nabi Muhammad Shalallahi wa'alaihi wasalam  bersabda : "Sebaik-baik lauk adalah garam" (Al-Baihaqi).                      

SEBAIK BAIK LAUK ADALAH GARAM.                                                
Sangat bertentangan dengan dunia medis saat ini, yang mengatakan bahwa makan garam bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti: darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang, dan penyakit empedu, namun hal itu tidak akan terjadi jika Anda mengetahui cara mengkonsumsi garam dengan baik, dan secara benar. Sesuai Sunnah Rasul.

🍒 Begini Cara Mengkonsumsi Garam Agar Terhindar Dari Penyakit (Ala Rasul)

Jadi, sesuai dengan hadits di atas yang menyatakan Garam bukanlah penyebab penyakit, tapi malah obat yang paling mujarab, seandainya digunakan dengan cara yang betul.

Kuncinya adalah

GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK !!!               

Ingat tidak boleh dimasak !!!

Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam, yaitu memasukkan garam ke  dalam masakan ketika masakan sedang MENDIDIH/ PANAS.
Hal tersebut akan menyebabkan garam menjadi racun/toksik… Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid, dan membahayakan kesehatan, serta mengundang berbagai penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang dengan percuma. Ingat yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

✅ Begini Cara yang betul penggunaan garam agar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan Penyakit :

1⃣. Masaklah makanan yang ingin dimasak sehingga selesai. Contohnya: sayur – masukkan garam dalam masakan apabila makanan dan airnya sudah berangsur dingin, atau dalam keadaan dingin.

2⃣. Ingat  makanan yang dimasak harus tanpa garam, ingat tanpa garam !!!!!

Selagi makan, sediakan semangkuk garam, dan taburkan di atas makanan yang ingin dimakan sesuai selera masing2.
Garam adalah mineral bagi tubuh, “Banyak amalan yang dilakukan oleh para Salafus shalih ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan”

Garam digunakan sebagai pembuka makan, dengan mengambilnya di ujung jari, dan dimasukkan ke mulut.

INGAT GARAM ADALAH MINERAL !!!!            

Kelebihannya, atau manfaatnya mengkonsumsi garam, antara lain ialah:

Mengobati lebih dari 70 penyakit, antara lain: Darah tinggi, Diabetes, Tulang keropos, Gondokan, Pusing sakit kepala, dll, serta tidak akan mengalami keadaan mati mendadak.

Silakan sebarkan, sekiranya Anda ingin orang-orang yang Anda cintai menjadi sehat.

Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung, dan tekanan darah tinggi adalah akibat dari penggunaan garam yang salah.
Karenanya, kalau memasak jangan dikasih garam.. Ingat garam jangan dimasak.

In syaa Allah, penyakit darah tinggi,  jantung,   bisa dihindari dengan cara makan yg baik.

Jadi, kesimpulannya yg benar, garam itu adanya di meja makan, bukan di dapur.

MARILAH BERUBAH AGAR SEHAT SEMUA.

Semoga bermanfaat.

Label: