PERNYATAAN SIKAP & SURAT TERBUKA PRESIDIUM ALUMNI 212
Kpd
Bpk Presiden Jokowi & seluruh rakyat Indonesia
Bismillahirahmaanirrahim
Assalamu'alaikum Warahmatullah
Bpk Presiden Yth,
Pada awalnya kami sangat berharap kpd Bpk Jokowi di bulan suci Ramadhan yang mulia ini kita dpt sama2 menjalankan ibadah Ramadhan ini penuh dgn kekhusyu'an, kebersamaan & kasih sayang antar sesama ummat Islam.
Karnanya pada waktu itu kami Presidium Alumni 212 meminta dgn sangat kpd Bpk Jokowi dgn kekuasaan Bpk yang membawahi aparat hukum utk dpt Menghentikan segala bentuk kezaliman2 dlm bentuk kriminalisasi, fitnah, tuduhan makar, Pelanggaran Ham & diskriminasi hukum lainnya kpd para Ulama seperti Habib Rizieq, Ustad Alkhoththoth, Ustad Bachtiar Nasir dll, Aktivis2 Pro Keadilan sperti Bu Rachmawati, Kivlan Zein, Sri Bintang, Buni Yani dll & juga Ormas Islam HTI
Kami juga sangat berharap dibulan Ramadhan yang mulia ini para ulama & aktivis2 yang terzalimi diatas dpt dibebaskan dr segala macam tuduhan & fitnah sehinga terjadilah ruang mediasi & rekonsiliasi antara Pak Presiden dan seluruh jajaran aparat dibawahnya dgn para Ulama & aktivis2 tsb
Kami yakin Jika Pak Jokowi mengerti perasaan ummat & Pak Jokowi melakukan hal2 yang kami sebutkan diatas pasti segala macam kegaduhan yang tdk seharusnya terjadi akhir2 ini diakibatkan adanya kasus penistaan agama, akan segera berhenti & berakhir sehingga negeri kita ini kembali damai seperti sediakala & kita dpt merajut kembali kebersamaan antar anak bangsa yang sebelumnya sempat terkoyak & juga program2 pemerintah utk menyejahterakan rakyat dpt berjalan dgn baik tdk terganggu dgn kegaduhan2 yang terjadi akibat gelombang aksi massa
Namun sayang lagi2 sangat disayangkan ditengah2 harapan yang begitu besar kpd Bpk Jokowi utk dpt menghentikan segala macam kegaduhan & perpecahan antar anak bangsa, bukannya menyiramkan air malah justru Pak JOKOWI menyiram bensin ke dlm api, malah makin memperkeruh suasana & bahkan menambah akselerasi potensi perpecahan di negeri ini dgn MENETAPKAN Habib Rizieq sebagai tersangka dlm kasus pornografi yang sangat kental nuansa rekayasa hukumnya
Dgn penetapan Habib Rizieq sbagai tersangka itu berarti Rezim Penguasa saat ini memang tdk punya I'tikad baik utk menjalin hubungan baik dgn umat Islam & para ulama bahkan cenderung mengambil posisi melawan Ummat & para ulama sebagaimana yang selama ini memang sangat kita rasakan dimana perlakukan Rezim Penguasa saat ini yang sangat diskriminatif tsb kpd umpat Islam & para ulama terutama kpd ummat & ulama yang tergabung dlm aksi belas Islam 212
Baru pada Rezim Pak Jokowi ini kami merasakan betapa hebatnya perlakuan diskriminatif Rezim Penguasa dgn menggunakan aparat hukum thdp umat Islam & para ulama dimana penista agama Islam disatu sisi dibela dgn mati2an tapi disisi lain umat Islam & para ulama yang menuntut ditegakkannya keadilan justru dizalimi, dikriminalisasi, diteror, dituduh makar dan dilanggar hak2 kemanusiannya
Dgn melakukan penetapan tersangka thdp Habib Rizieq itu & tdk berhentinya Rezim Penguasa dlm mengkriminalisasi para ulama & aktivis2 di bulan Ramadhan yang mulia ini maka menurut kami Presidium Alumni 212 yang mewakili perasaan ummat khususnya yang tergabung dlm Aksi Bela Islam 212 berarti Rezim Pak Jokowi betul2 ingin menunjukkan kekuasaannya utk berhadap-hadapan dgn umat Islam & para ulama.
Hal ini ini juga berarti Rezim Pak Jokowi telah menabuh genderang permusuhan dgn umat Islam & para ulama di negeri yang berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa ini, negeri yang dibebaskan dr tangan penjajah oleh tetasan darah para ulama & umat Islam dimasa perjuangan kemerdekaan, negeri yang mayoritas adalah umat Islam yang cinta perdamaian & persatuan dibawah naungan NKRI, sungguh sangat ironis
Sikap & perlakuan Rezim Penguasa Jokowi yang sdh sangat zalim kpd ummat Islam & para ulama ini, yang kami anggap telah melanggar & merekayasa hukum ini, juga telah melakukan diskriminasi hukum kpd ummat Islam & para ulama ini, *HARUS SEGERA DIHENTIKAN*
Dan Juga aparat hukum & keamanan yang seharusnya berada diatas semua golongan justru saat ini digunakan Rezim Jokowi sbgai alat kekuasaan utk menzalimi umat Islam & ulama ini juga *HARUS SEGERA DIAKHIRI*
Jika Prilaku2 diatas tdk segera *DIHENTIKAN & DIAKHIRI* maka hal ini akan sangat berbahaya & sangat berpotensi memicu konflik horizontal, disintegrasi bangsa & dpt merusak keutuhan NKRI yang sangat kita cinta ini, Nauudzubillah
Oleh Karnanya utk menyelamatkan negeri ini dr Penguasa yang Zalim kpd ummat Islam & para ulama, & demi menyelamatkan NKRI ini dr disintegrasi bangsa yang sangat berbahaya ini Maka dgn ini *KAMI PRESIDIUM ALUMNI 212* menyerukan & mengajak bersama2 Umat Islam, para ulama, para aktivis2, mahasiswa2 & anak2 bangsa yg cinta keadilan UTK MELAKUKAN PERLAWANAN Hukum & JIHAD konstitusional thdp REZIM JOKOWI dgn tetap mengedepankan aksi damai & taat hukum
Walau kita penyadari bhw Rezim Jokowi ini sdh sngat melanggar aturan2 Hukum di negeri ini, tapi kita tdk ingin melawan pelanggaran hukum dgn melanggar hukum juga
Kami Yakin Bahwa KEZALIMAN DPT DITUMBANGKAN OLEH GERAKAN KONSTITUSIONAL di Negeri ini
Sejarah dinegeri kita ini telah membuktikan bhw Rezim2 Penguasa terdahulu yang zalim thdp rakyatnya dpt ditumbangkan dgn gerakan yang konstitusional & damai oleh KEKUATAN RAKYAT
Adapun Gerakan Perlawanan Konstitusional yang akan kami Presidium Alumni 212 lakukan bersama ummat Islam, para ulama, aktivis2, mahasiswa2 & anak2 bangsa yang cinta keadilan, adalah sbb:
1. Mendesak Tim Investigasi *KOMNAS HAM* utk segera mengeluarkan rekomendasi nya bhw Rezim Jokowi telah melakukan pelanggaran HAM berat secara sistematis, massif & terstruktur thdp para Ulama, Aktivis2 Pro Keadilan & Ormas Islam HTI
2. Membawa hasil Rekomendasi Komnas HAM tsb ke jalur Konstitusional di DPR & mendesak DPR melakukan sidang Istimewa MPR utk meminta pertanggungjawaban Presiden yang dianggap sdh melakukan tindakan kejahatan kemanusiaan & pelanggaran hukum dgn menkriminalisasi para ulama, aktivis2 & membubarkan ormas Islam HTI
3. Membawa hasil rekomendasi dari Komnas HAM tsb ke dunia internasional yaitu ke OKI & Pengadilan Internasional utk menyelidiki & mengadili kejahatan kemanusiaan yang diduga kuat dilakukan oleh Rezim Jokowi thdp para ulama, aktivis2 pro keadilan & ormas Islam
4. Menggalang kekuatan ummat di seluruh Indonesia dgn melakukan AKSI Damai BELA ULAMA & aksi mosi tdk percaya kpd Pemerintah & MENUNTUT MUNDUR Bpk Jokowi dr jabatan presiden karna sdh melanggar sumpahnya sbagai Presiden RI utk menegakkan hukum & konstitusi dgn sebenar2nya & juga utk melindungi segenap tumpah darah Indonesia
5. Meminta POLRI & TNI utk bertindak netral & tdk menjadi alat kekuasaan Rezim Penguasa & selalu berada dibelakang rakyat dlm menegakkan & menuntut keadilan di negeri ini. Kami minta TNI & POLRI utk tidak bertindak represif kpd rakyat selama rakyat menjalankan aksi dgn damai, tertib & konstitusional
6. Melakukan Tabligh2 Akbar, ISTIGHOSAH, ZIKIR & DOA di seluruh pelosok Indonesia agar Allah menurunkan pertolongan-Nya utk menyelamatkan Ulama & menyelamatkan negeri ini dr Kezaliman2 Rezim Penguasa saat ini (*Ramadhan adalah bulan pengabulan doa2*)
7. Khusus utk penetapan tersangka kpd Habib Rizieq & rencana kepulangan beliau ke tanah air maka kami presidium alumni 212 bersama TIM Pembela Ulama mengajak Ormas2 Islam lainnya dan juga komponen2 masyarakat yang cinta Ulama utk *MENGIBARKAN BENDERA stengah Tiang* sebagai simbol matinya keadilan di negeri ini & juga melakukan *AKSI 1 JT MASSA menjemput Habib RIZIEQ* di Bandara Soekarno Hatta
8. Terakhir sebgai rasa hormat kami kpd Bpk Presiden Jokowi, kami menghimbau masih ada kesempatan & belum terlambat bagi Bpk Jokowi utk dapat mengakhiri semua kegaduhan2 ini dgn memerintahkan Kapolri & Jaksa Agung utk menghentikan semua kriminalisasi ulama & aktivis2 dgn mengeluarkan SP3 & SKP2 serta mencabut pernyataan pembubaran HTI
Hayo Pak Jokowi, mumpung masih ada waktu & mumpung masih belum terlambat, hayo segera berbuat utk kepentingan bangsa yang Lebih luas & segera bertindak utk menyelamatkan keutuhan bangsa Indonesia yang besar ini
Mari kita rajut kembali kebersamaan sebagai anak Bangsa & mari kita jadikan bulan suci Ramadhan yang mulia ini sbagai bulan utk mediasi & rekonsiliasi antar anak bangsa, Insya-Allah
Sebagai Penutup kami ingatkan kpd Bpk Jokowi & Jajaran aparat keamanan, yang mudah2an masih MEMILIKI IMAN & masih ada RASA TAKUT kpd Allah & ancaman siksaNya, dgn menyampaikan ayat2 AlQur'an berikut ini:
"Sungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan (membunuh, menyiksa, mengkriminalisasi) kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan lalu MEREKA TDK BERTAUBAT, maka MEREKA akan MENDAPAT NERAKA JAHANNAM dan mereka akan mendapat azab neraka yang membakar" (Qs 85:10)
"Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh MEREKA telah MEMIKUL kebohongan dan DOSA YANG NYATA". (QS. 33:58)
Demikianlah Penyataan Sikap & Surat Terbuka ini kami sampaikan hanyalah semata2 demi menjaga keutuhan NKRI & agar negeri ini diselamatkan oleh Allah dr segala macam kerusuhan, konflik horizontal & disintegrasi bangsa, Aamiin Yaa Rabbal ' aalamiin
Terimakasih Bpk Presiden Jokowi atas perhatian & kelapangan hatinya utk menerima & membaca surat terbuka ini, Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah & rahmatNya kpd Pak Jokowi & seluruh jajaran aparat pemerintah & juga kpd segenap rakyat Indonesia, aamin
Wassalam
Jakarta, *Masjid BAITURRAHMAN*
Jln Saharjo no 100, Jakarta Selatan
Rabu 5 Ramadhan 1438 H
31 Mei 2017, Jam 16.30
*TTD*:
-*Ustad Ansufri Idrus Sambo*
(Ketua Umum Presidium Alumni 212)
-*Ustad Hasri Harahap*
(Sekretaris Jenderal Presidium Alumni 212)
Prof. Dr. H. Amien Rais
(Ketua Penasihat Presidium Alumni 212)
- Seluruh anggota Presidium Alumni 212
AYOOOO... VIRALKAN!!!
BIAR SAMPAI KE PRESIDEN JOKOWI
Allahu akbar
